Bagai telur di ujung tanduk. Itulah salah satu perumpamaan di zaman Kala Bendhu ini. MAsalahnya siapa yang menaruh telur di ujung tanduk - perbuatan tolol. Lantas tanduk hewan apa pula yang digunakan? Telur apa yang nangkring di tanduk. Biasa saja seekor bebek teler bertelur di cula badak, bukanya tandu. Perumpamaan yang ngaco dari awal.rnProblem di atas tadi adalah gambaran keadaan negara kita…
Buku Ini verisi ringkasan 100 novel penting yang ditulis antara yahun 1920 dan 1990: mulai dari Azab dan Sengasara (Merari Siregar) hingga Ladang Perimus (Ramadhan K.H.). Untuk melengkapi ringkasan itu, disertakan ulasan singkat ke-100 novel itu . Disamping itu, dimuat pula rangkuman (Kata Penutup) ke-325 novel Indonesia yang ditulis tahun 1920-1990.
Aduh, nasib yang ganas, yang buas, yang tak menaruh iba- kasihan! Alangkah sampai hatimu merebut apung- apung dari orang, yang beru hendak menyebrang lautan yang penuh gelora, mamadamkan suluh orang yang hendak menempuh rimba yang lebat dalam gelap gulita !rnAduh, nasib yang kejam, mengapakah engkau merendahkan yang telah rendah, mematahkan yang telah terkulai ? Dunia ini penuh keajaiban dan ke…